Kamis, 03 Januari 2013

Poin keempat adalah tingginya tingkat kejahatan


Poin keempat adalah tingginya tingkat kejahatan di Jakarta.

4. tingginya tingkat kejahatan di Indonesia
Hal ini terjadi masih berkaitan dengan dampak negatif yang timbulkan oleh meningkatnya kemiskinan di Indonesia. Banyak manusia yang buta mata yang ingin mempunyai harta dengan cara instan. Dampak ini jelas sangat merugikan sebagian orang. Merampas, merampok, menjambret, mencuri dan sejenisnya itu yang sering di lakukan oleh sebagian manusia di jakarta. Minim yang lapangan pekerjaan dan banyaknya orang dari seluruh Indonesia mengadu nasibnya di kota ini membuat semua orang berlomba-lomba dalam mendapatkan pekerjaan. Sebagian orang yang tersingkir dari perlombaan dan merasa tidak mampu untuk bersaing akhirnya mencari cara yang mudah untuk mendapatkan uang.

Banyak dari mereka yang mengemis, mengamen, dan menjadi pemulung, tetapi sebagian mereka juga lebih memilih melakukan tingkat kejahatan. Maksud mereka melakukan itu tidak ada lagi yaitu hanya uang mendapatkan uang. Pemerintah sampai sekarang belum dapat meratakan jumlah lapangan pekerjaan dengan orang-orang yang ingin bekerja. Setiap tahunnya semua SMA dan Universitas meluluskan ribuan anak didiknya yang sama-sama bersaing untuk mendapat pekerjaan. Itu yang membuat sebagian mereka gugur dari persaingan karena sangat minimnya lapangan pekerjaan.

Susahnya mendapat pekerjaan di Jakarta sekarang. Lulusan SMA dan Universitas saja sulit apalagi mereka yang rendah pendidikan. Banyak mereka yang memilih untuk berdagang, tetapi itu saja tidak cukup. Mereka yang tidak mempunyai modal akhirnya menganggur. Tetapi hidup menganggur juga setiap hari masih memerlukan uang untuk memenuhi kebutuhan mereka. Cara instannya yang akhirnya mereka lakukan. Sungguh mengenaskan.

RIANI LESTARI
3 SA 03
15610877

Poin Ketiga Kemiskinan


Poin ketiga adalah kemiskinan di Indonesia.

3. KEMISKINAN

Faktor ini juga termasuk masalah yang terbesar yang ingin di atasi oleh para petinggi Negara. Karena Indonesia termasuk Negara miskin di dunia. Padahal sumber daya alam di Indonesia sangatlah berlimpa. Indonesia dahulu adalah Negara pengekspor minyak dunia, dan termasuk anggota OPEC dan hingga akhirnya mengundurkan diri di 2008. Indonesia sekarang yang terjadi adalah kekurangan minyak bumi. Apakah yang menyebabkan itu terjadi? Kerakusan manusia ? atau kebodohan yang terjadi ?
Orang-orang miskin di Indonesia khususnya jakarta lebih banyak di bandingkan orang menengah ke atas. Padahal Indonesia juga mempunyai hamparan sawah yang sangat luas di mana-mana (selain jakarta) tetapi mengapa Indonesia juga kerap kali kekurangan beras hingga harus mengimpor dari Negara lain ? dan banyak orang-orang di Jakarta dan di kota-kota lain susah untuk makan dan membeli beras ? apakah yang telah terjadi ?
Kemiskinan kini menjadi faktor yang susah di pecahkan solusinya. Lowongan pekerjaan yang ada tidak sesuai dengan jumlah penduduk di Indonesia. Minimnya pendapatan dan banyaknya pengeluaran. Kemiskinan juga dapat di kaitkan oleh merajalelanya korupsi. Kaya hanya diri sendinya dan keluarganya tanpa adanya pemerataan kesejahteraan bersama.
Efek negatif dari kemiskinan sangatlah banyak. Banyaknya bayi yang lahir dalam keadaan kurang gizi, banyaknya angka kematian bayi saat di kandungan, tingkat kejahatan, dan minimnya pendidikan.

RIANI LESTARI
3 SA 03
15610877

poin kedua banjir


Poin pertama sudah saya jelaskan sebelumnya tentang kemacetan yang melanda Jakarta. Sekarang saya ingin memberi komentar di poin 2 tentang banjir yang sampai sekarang masih melanda Jakarta.

2. Banjir
Banjir di Jakarta sudah terjadi sejak bertahun-tahun silam. Penyebab banjir di Jakarta mempunyai banyak faktor. Pada zaman belanda mungkin Batavia (Jakarta) dahulu belum mengenal kata banjir, tetapi di era modern ini Jakarta belum bisa menyelesaikan masalah banjir. Ini adalah masalah yang menyebabkan banjir.
Banjir sering terjadi di daratan rendah Jakarta atau di daerah kumuh di Jakarta. Itu dikarenakan membekaknya warga Indonesia yang ingin tinggal dan mencari pekerjaan di Jakarta. Itu membuat pembangunan liar dimana-mana. Sekarang bantaran kali besar di jakarta telah dirubah fungsinya menjadi pemungkiman warga. Jelas-jelas hal tersebut sangat di larang oleh pemerintah. Di karenakan pengempitannya bantaran sungai. Seringkali para penghuni pemungkiman itu membuang sampahnya di sungai.
Faktor selanjutnya yang menyebabkan banjir. Pembangunan gedung-gedung tinggi dan mall-mall. Penataan Jakarta seharusnya dari awal harus di perhatikan. Sekarang resapan air di Jakarta lebih sedikit dari mall dan gedung yang didirikan. Terkadang gedung yang di bangun tidak memikirkan tersedianya aliran air dan resapan air. Banjir yang terjadi kurang lebih sejam itu sudah dapat membuat ruas jalan di Jakarta banjir. Itu kurangnya resapan air di jakarta. Taman-taman di kota sangatlah sedikit. pepohonan yang mempunyai banyak fungsi pun tidak mempunyai tempat lagi untuk tumbuh.
Seharusnya semua pembangunan harus di imbangi oleh sarana dan prasarana agar terciptanya lingkungan yang layak untuk di tempati. Bukan pemerintah, bukan presiden, bukan mahasiswa tetapi di mulai dari diri kita sendiri untuk mewujudkan Jakarta lebih bersih, rapih dan indah.


RIANI LESTARI
3 SA 03
15610877

DKI JAKARTA KU




DKI Jakarta adalah ibu kota dari Negara Indonesia. DKI Jakarta di kenal sebagai jantungnya Indonesia. Pernyataan seperti itu muncul karena pusat pemerintahan Indonesia berada di Jakarta. Tempat-tempat bersejarah di Indonesia juga sangat banyak. Gedung-gedung tua peninggalan belanda berdiri megah sampai sekarang. Sebagian gedung itu di buat museum-museum yang terkenal di Indonesia. Di era globalisasi sekarang, Jakarta telah memiliki banyak kemajuan. Terbangunya gedung-gedung tinggi, banyaknya mall di dirikan, banyaknya kendaraan bermotor dam mobil, banyaknya tempat hiburan dan rekreasi, banyak di bangunnya pabrik-pabrik. Dll.
Dengan terjadinya kemajuan seperti itu bukan berarti Jakarta tidak mempunyai masalah kenegaraan. Jakarta itu sampai sekarang mempunyai banyak masalah, dan sebagian dari masalah tersebut belum menemukan solusi yang terbaik untuk menagulanginya. Gubernur demi Gubernur sudah mencari solusi untuk memecahkan masalah tersebut. Sampai sekarang  belum mendapatkan jalan keluar yang terbaik.
Inilah beberapa masalah yang sedang melanda ibukota kita tercinta yaitu Jakarta :
1.      Kemacetan
2.      Banjir
3.      Kemiskinan
4.      Tingginya tingkat kejahatan
5.      Rendahnya fasilitas umum
6.      Korupsi juga merajalela
7.      Dll.


Itulah masalah yang seharusnya dapat terselesaikan secepatnya, supaya warga Jakarta dapat tinggal senyaman-nyamanya di Jakarta. Seharusnya dengan kita membayar pajak seharusnya dapat merasakan Jakarta yang lebih baik. Pendapatan terbesar Negara juga berasal dari pajak. Itulah juga menjadi tugas kita (warga Negara Indonesia).


RIANI LESTARI
3 SA 03
15610877

Selasa, 25 Desember 2012

Kisah Hidup Seseorang



Saya melihat sebuah keluarga di jalan. Suami istri itu mempunyai  2 orang anak laki-laki. Yang pertama kira-kir berumur 4 tahun dan yang satu lagi berumur 2 tahun. Keliatanya mereka berasal dari keluarga menengah kebawah. Yang membuat saya miris melihat kejadian itu adalah bila anak itu menangis ibu tersebut hanya memberinya teh manis yang di isi ke botol susunya. Mungkin keluarga ini tidak mempunyai uang untuk memenuhi kebutuhan susu anak tersebut. Kelurga itu kelihatan sangat bersahajah dan sederhana. Karna keluarga yang bahagia tidak harus menjadi orang yang kaya raya, tetapi orang mencintai keluarganya dan menghargai hidup itu dapat di katakan bahagia.
Istri tersebut menggunakan kerudung  dan  ayah tersebut menggunakan kopiah. Itu menunjukan keluarga itu keluarga yang sholeh dan bersahajah. Di hidup ini bila hanya mencari uang itu tidak akan ada habisnya. Bila hidup di dunia mencari keridhoan ALLAH SWT, hidupmu akan tenang dan bahagia. Tanpa kita sadari terkadang pola hidup kita itu terlalu buruk untuk di tiru. Sekiranya kita pernah menghambur-hamburkan uang tanpa kesadaran kita padahal kita harus ingat sebagai muslim yang baik harta yang kita punya itu sebagian ada hak orang lain yang sebaiknya kita berikan. Di dunia ini hanya sementara mencari kekalan hanyalah di akhirat.


Riani Lestari
3 SA 03
15610877

Culture In Indonesia




Indonesia is very rich in culture, customs and tribe. Indonesia has 33 provinces from Sabang until Marauke. The severally province have differently culture, costum and tribe. That is why Indonesia has a semboyan Bhenika Tunggal Ika (although differently but still one). Indonesia has five religions. Those are Muslim, Buddhist, Hindu, Kristine, catholic and Konghuchu. We should be taught to mutual appreciation of each other religions. Tribe in Indonesia is very diverse. For example Baduy tribe in Banten, Banjar tribe in Kalimantan, Batak tribe in Northern Sumatra, Dayak tribe in Kalimantan, Java tribe in Yogyakarta and Central Java betawi tribe in Jakarta and each others.  We as Indonesian never discriminate with the others tribe, customs and religions. We should be jointly to build Indonesia, because we are the part of Indonesia.
I want explain about culture in Yogyakarta. Culture in Yogyakarta is very diverse and amazing. People in Yogyakarta are famous very friendly and decency. Attraction in Yogyakarta is very much. They are the Borobudur temple, Parang Tritis beach, Prambanan temple and others. Musical instrument from Yogyakarta is gamelan. We can see and heard gamelan when we see wayang. Wayang is art from Yogyakakarta too. Costum home in Yogyakarta is joglo home. Usually people in Yogyakarta build houses with joglo home. Traditional dresses in Yogyakarta for women is Kebaya and for men is Biskap and wear Bangkon in his head. Yogyakarta typical food is Gudeg. Gudeg made from young jackfruit in piece and cook with spices, coconut milk and brown sugar. Clothes shops in Yogyakarta many are selling Batik. The cakes from Yogyakarta are bapia pathok. The cake is very suitable for souvenirs.
That is some about culture of Yogyakarta. All culture in Indonesia should be preserved so not to become extinct.


Riani Lestari
3 SA 03
15610877
 


Ngehe – Primitif


Ngehe – Primitif

Katanya seh di belakang meja bilang
Semua terkendali, kemakmuran bersama
Bohong ….
Ternyata tidak hingga saat ini sama
Seperti yang pernah ada…
Mestinya kan jadi lebih baik
Karna pernah mengalami yang terjadi
Ngehe…
Sempat ku bertanya apakah punya naluri
Dan sedikit rasa aku Cuma bisa

Reff  :
Mau janji apalagi
Bullshit,bullshit,bullshit….
Hingga sampai saat ini gak ada bukti
Ngehe…
 Mau janji apalagi
Bullshit,bullshit,bullshit…
Janji ya tinggal janji




Comment :
Lagi ini di ciptakan oleh salah satu band reggea yang berbakat di Indonesia. Saya ingin komen lagi ini karna lyricnya menyidir pada pejabat Negara yang hanya mengumbar janjinya. Memang lyric ini ada kata-katanya yang tidak sopan tapi ini cukup menyetil. Ini kemuakkan seseorang yang sudah enyah dengan kata JANJI yang hanya kau ucap di bibir saja hanya tak kau jalankan. 


Riani Lestari
3 SA 03
15610877